Jumat, 14 Januari 2011

5 Langkah Atasi Stress

Memiliki Keinginan sebenarnya wajar selama seseorang tidak menjadi budak oleh keinginannya. Adalah Sunatullah bahwa kehidupan
ini tidak lurus dan datar. Dan karenanya orang yang semua keinginannya terpenuhi. Sementara tidak sedikit orang yang tidak siap dan tidak ingin mengalami perubahan dalam hidup yang memang selalu berubah. Akibatnya, banyak yang stress.

Berikut beberapa langkah  yang bisa sobat lakukan untuk menghindari stress, terutama akibat perubahan hidup yang bergejolak.
  1. Kendalikan keinginan.Semakin kuat, kukuh dan tidak fleksibel suatu keinginan, maka ancaman stress semakin besar. Karenanya keinginan harus dikendalikan. Ini bukan berarti tidak boleh memiliki tekad kuat mencapai keinginan. Masalahnya ada pada ketika seseorang secara tidak seimbang memposisikan diri dalam mencapai tujuan keinginannya itu. Lunakan keinginan sehingga akhirnya bisa diubah sesuai dengan kenyataan.
  2. Kenali kemampuan dan potensi diri dengan lebih baik. Perasaan menjadi lebih ringan dan bahagia ketika seseorang mengetahui dan mengingat bahwa dirinya mampu mengisi hidup dengan sesuatu yang berguna. Bagaimanapun setiap orang memiliki kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
  3. Berpikir positif. Pribahasa cina mengatakan " Lebih baik menyalakan lilin dari pada mencaci kegelapan ". Ketika menghadapi stress ada kalanya melihat dan memikirkan sisi negatifnya saja. Rasa tidak berdaya, rasa disingkirkan, rasa tidak disayangi, rasa tidak punya harapan dan sebagainya. Dengan kacamata hitam seperti itu, jelas yang muncul adalah kondisi yang tidak diinginkan. Beberapa bentuk berpikir positif misalnya, bertanya pada diri sendiri, apa kekuatan saya. Kenali pasti kemampuan dan bakat yang kita miliki. Tanyakan juga apa pelajaran yang dapat diambil dalam menghadapi kesulitan hidup. Berhenti mencari kesalahan orang lain dan buatlah perubahan yang enting dilakukan pada diri sendiri. Mencari kesalahan orang lain akan menambah stress pada diri sendiri. Aa langkah yang dapat dilakukan supaya keadaan lebih baik ? dan sebagainya.
  4. Ekspresikanlah kegundahan ,kekhawatiran,kesedihan,kegalauan hati dalam berbagai bentuk,bisa berbicara kepada orang lain,menulis,bersenandung,tertawa,menangis dan sebagainya. Tahap yang paling baik adalah menjalin persahabatan dengan orang lain. Dengan bersahabat kita bisa memperoleh tempat mencurahkan dan mendiskusikan bebagai kesukaran hidup.
  5. Meningkatkan ketaqwaan terhadap agama kita. Ini solusi yang paling penting. Hal ini merupakan makanan jiwa yang akan menjadikan seseorang tangguh mengalami berbagai gejolak hidup. Manusia terdiri dari unsur fisik akal dan ruh, ketiganya memerlukan suplai makanan agar bisa hiduo dan menjalankan fungsinya dengan baik. Unsur fisik makanannya adalah makan dan minum, unsur akal makanannya adalah ilmu pengetahuan sedangkan unsur ruh makannya adalah ilmu pengetahuan.
Memahami arti hidup selalu lebih mudah diucapkan dan dinasehatkan pada orang lain ketimbang diterapkan oleh diri sendiri. Setiap orang boleh mengerti kehidupan secara teoritis, tapi kenyataannya tidak jarang orang yang tidak siap mental saat terjadi perubahan dalam hidupnya.

Tidak ada komentar: